Tampilkan postingan dengan label sinar matahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sinar matahari. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Oktober 2016

Cara Merawat Bunga Lavender, Si Ungu Yang Mempesona

Cara Merawat Bunga Lavender, Si Ungu Yang Mempesona


Cara Merawat Bunga Lavender– Bunga lavender memang bunga yang sangat menawan. Warna ungu serta wanginya yang semerbak menjadi daya tarik utama dari bunga lavender. Menanam bunga lavender memang tidak bisa sembarang tempat.
Bunga lavender adalah bunga yang berasal dari dataran Perancis yang memiliki ketinggian antara 600-1300 mdpl. Bunga lavender juga tumbuh di negara-negara Eropa yang memiliki iklim serupa dengan negara Perancis.

Namun, kita di Indonesia juga tetap bisa menanam bunga lavender ini sebagai tanaman hias apabila kita tinggal di daerah dengan ketinggian yang sudah disebutkan tadi.

Dan tahukah anda jika bunga berwarna ungu ini dapat digunakan untuk mengusir nyamuk? Ya, selain dapat dinikmati dari segi keindahan, bunga lavender memiliki manfaat lain untuk mencegah nyamuk-nyamuk datang ke rumah anda.
Cara Menanam Bunga Lavender
Berikut langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk menanam bunga lavender sebagai tanaman hias di pekarangan rumah anda. Pertama, anda perlu menyiapkan media untuk penyemaian biji bunga lavender.

Nantinya, jika bunga lavender sudah tumbuh menjadi kecambah harus anda pindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Hal ini dimaksudkan agar bunga lavender dapat tumbuh dengan baik dan tidak terhambat pertumbuhannya.

Untuk perawatannya, tanaman bunga lavender jangan ditempatkan di tempat yang terkena cahaya matahari secara langsung. karena di daerah asalnya tanaman bunga lavender tergolong bukan merupakan tanaman yang tahan akan cuaca panas.

Kembali ke penyemaian bibit bunga lavender. Media yang dibutuhkan untuk tumbuhnya lavender adalah tanah yang dicampur dengan pupuk kompos. Perbandingan untuk media tanam yang digunakan adalah satu untuk tanah dibanding satu untuk pupuk kompos.

Cara Merawat Bunga Lavender – Pupuk dan Bibit
Tempatkan penyemaian bibit bunga lavender tersebut di tempat yang bersuhu cukup stabil dan tidak panas. lalu, anda juga perlu menjaga kelembababan media tanam serta kondisi sekitar penyemaian. Jangan terlalu sering menyiram bunga lavender yang masih berupa bibit tersebut. Namun, jangan juga membiarkannya terlalu kering.

Untuk pemupukan, gunakan pupuk dari jenis yang organic seperti pupuk kompos ataupun pupuk kandang. Pupuk jenis ini akan lebih bersahabat dengan tanaman seperti bunga lavender ini. Bunga lavender ini cukup dipupuk minimal dua minggu sekali.

Saat bunga lavender ini sudah mencapai tinggi sekitar sepuluh senti meter, maka bunga lavender ini dapat ditempatkan di area yang lebih mendapat penyinaran dari sinar matahari. Namun jangan terlalu banyak memberikan penyinaran pada tanaman bunga lavender ini.

Tetap sesekali anda perlu menempatkannya di ruangan yang terlindung dari sinar matahari. Sehingga bunga lavender anda dapat bertahan cukup lama dan dapat berbunga semerbak mewangi di rumah anda.

Yups, Itulah Cara Merawat Bunga Lavender, mudah dan menyenangkan sebenarnya, kan? Jadikan hobi dan mari jadikan rumah kita sebagai paru-paru dunia 😀

Sumber: flowerian.com

Cara Budidaya Toge

Cara Budidaya Toge


Keuntungan Tanaman Toge
Karena faktor perlunya menambah pendapatan atau juga karena faktor hobi, orang sekarang ini mulai tertarik untuk bercocok tanam dan juga membudidayakan tanaman tertentu seperti toge. Memang alasan orang membudidayakan toge berbeda antara satu dengan yang lain. Akan tetapi perlu benar-benar dimengerti alasan utamanya yaitu karena memang tanaman tersebut banyak manfaat khususnya kandungan nutrisi seperti vitamin E, enzim, dan lain sebagainya. Selain itu ide untuk membudidayakan kecambah toge dapat pula menjadi manfaat bagi ibu rumah tangga karena tidak perlu membeli bahan tersebut dipasar karena dapat dengan mudah memanennya sendiri.

Media Penanaman Toge
Bila mengenai cara budidaya toge, yang harus anda ketahui pertama kali adalah media yang anda gunakan. Pada umumnya orang tidak akan mengalami kesulitan dalam memilih media penanaman dan teknik budidayatanaman toge. Alasan utamanya adalah karena tanaman tersebut dapat menyesuaikan dengan kondisi lahan yang ada baik itu yang terlalu panas maupun dingin. Namun guna memaksimalkan pertumbuhan, anda dapat memilih menanam pada rumah kaca atau juga pada media botol dengan menggunakan kapas atau bahkan juga baki. Disini akan dibahas mengenai budidaya dengan cara tersebut. Lalu apa yang harus dipersiapkan?

Bahan dan Alat Yang Diperlukan
Manfaat utama dalam membudidayakan toge dengan media baki adalah yang berhubungan dengan aspek fleksibilitas. Karena cara tanam pada media luar ruang dapat beresiko pada tingkat kegagalan yang tinggi terutama yang berhubungan dengan faktor cuaca. Yang pertama yang perlu dipersiapkan dalam cara menanam toge indoor adalah 1 baki yang berukuran sedang. Namun dapat disesuaikan dengan keperluan penanaman toge tentunya. Yang kedua adalah beberapa kapas yang nanti digunakan sebagai alas dari baki tersebut sebagai tempat berkembangnya kecambah tersebut. Jangan lupa siapkan beberapa kacang hijau dan air secukupnya sesuai kebutuhan.

Pemilihan Bibit Unggul
Tak dapat dipungkiri bahwa hal paling penting dalam bercocok tanam kecambah adalah mengenai bagaimana anda menemukan bibit kacang hijau pilihan. Mereka yang tidak berpengalaman tentunya akan mengalami kesulitan dalam memilih bibit kacang hijau. Yang perlu diperhatikan dengan seksama adalah mengenai warna dari bibit tersebut. Pastikan untuk memilih yang memiliki warna yang mengkilat maupun juga yang keruh. Keduanya memiliki kualitas yang sama-sama baik. Namun pastikan warna hijau pada bibit tersebut merata dan tidak ada yang berwarna kecoklatan. Jangan pula memilih bibit yang mana sudah busuk.

Proses Kultivasi
Berikutnya yang perlu anda ketahui adalah mengenai cara penanaman dan kultivasi. Sebelum anda melakukan proses kultivasi, terlebih dahulu perlu untuk dilakukan pencucian bibit toge yang anda punya. Setelah dicuci, anda perlu merendam bibit-bibit tersebut setidaknya selama 24 jam. Gantilah air yang berbusa dengan yang baru selama proses perendaman berlangsung. Kemudian anda perlu menyiapkan baki dan menempatkan kapas menyeluruh pada bagian baki tersebut. Siramlah dengan air suapaya kapas-kapas tersebut basah. Masukkan bibit dengan jarak yang tidak terlalu dekat supaya proses pertumbuhan jadi maksimal. Setalah itu anda perlu untuk menempatkan baki dibawah sinar matahari. Pastikan supaya kapas selalu basah selama proses kultivasi dan pemeliharaan.

Panen Kecambah Toge
Hal lain yang perlu benar-benar diperhatikan dalam kultivasi tanaman toge adalah proses panen. Yang perlu anda ketahui mengenai proses panen adalah tentang lama waktu yang diperlukan guna anda dapat memanen kecambah toge anda. Pada umumnya waktu yang diperlukan guna memanen toge adalah 3 hari. Namun dapat berbeda antara satu orang dengan yang lain mengenai lama perlunya panen tersebut. Semuanya tergantung pada kualitas kultivasi dan bagaimana anda memelihara tanaman tersebut. Pada umumnya orang akan mengkonsumsi sendiri hasil panen toge yang mereka dapatkan dibandingkan dengan menjualnya kepasaran.

Sumber: 1001budidaya.com